Ini Dia Jenis Teknik Cetak Kemasan Makanan yang Perlu Kamu Ketahui!

Dalam dunia cetak kemasan makanan, terdapat beberapa teknik dalam proses mencetak, di antaranya adalah Flexography, Digital Printing, Offset Printing, Rotogravure, dan Screen Printing/Sablon. Artikel akan membahas lanjut teknik cetak mana yang cocok dengan kemasan Anda.

Flexography

Flexography adalah teknik cetak kemasan yang dikenal dengan metode cetak flexo, dimana metode ini memiliki tingkat kecepatan yang tinggi sehingga sangat cocok digunakan pada perusahaan yang memiliki jumlah produksi besar. Selain itu kelebihan dari cetak flexo ini memiliki biaya produksi yang lebih ekonomis dengan hasil cetak yang cukup konsisten.

Adapun bahan kemasan yang cocok untuk metode cetak flexo yaitu :

Jenis bahan kemasan cocok untuk dibuat cetak kemasan snack, cetak plastik roll, kemasan sachet, dan standing pouch.

Digital Printing 

Digital printing adalah teknik cetak tanpa menggunakan plat cetak, dimana teknik cetak ini dapat dilakukan dengan cara mengubah file digital menjadi cetak fisik. Sehingga teknik cetak ini dapat dilakukan dengan cepat, fleksibel, tanpa minimum order, dan mudah direvisi. Teknik cetak ini cocok digunakan untuk bahan kemasan :

Umumnya cetak kemasan seperti ini cocok digunakan apabila Anda ingin membuat produk kemasan limited edition atau prototype produk.

Offset Printing

Teknik cetak offset atau offset printing ini adalah jenis teknis cetak kemasan yang dilakukan dengan cara mentransferkan tinta melalui plat cetak berbahan logam ke roll karet (blanket) dan dilanjutkan ke media cetak seperti kertas atau bahan kemasan lainnya.

Teknis cetak offset ini sangat cocok digunakan untuk perusahaan atau UMKM yang sudah memiliki skala produksi yang besar/banyak, selain itu biaya produksinya pun lebih ekonomis (semakin banyak jumlah kemasan yang dicetak maka harga semakin murah, sebaliknya semakin sedikit cetak kemasan maka harga yang diberikan semakin tinggi), dan tetap dapat menghasilkan kualitas cetak yang konsisten meskipun dengan skala besar.

Adapun beberapa bahan kemasan yang cocok untuk teknik cetak offset, yaitu:

Bahan-bahan diatas dapat digunakan untuk jenis produk box makanan, kemasan premium, dan packaging retail lainnya.

Kemasan Retail merupakan toko packaging yang dapat menerima cetak kemasan di Kota Bandung.

Rotogravure

Teknik cetak rotogravure adalah teknik cetak kemasan yang paling sering digunakan untuk berbagai jenis produk termasuk untuk kemasan produk makanan. Jenis cetak rotogravure ini merupakan metode cetak yang sudah masuk skala industri yang besar.

Adapun teknik yang digunakan untuk mencetak kemasan dengan rotogravure yaitu dengan menggunakan plat silinder logam yang dapat berputar untuk mentransferkan tinta ke media cetak. Jenis cetak rotogravure ini dapat menghasilkan kualitas gambar yang baik, tajam, dan detail.

Terdapat beberapa jenis bahan kemasan yang cocok untuk cetak rotogravure yaitu :

Contoh-contoh bahan kemasan diatas juga sangat cocok untuk jenis kemasan makanan ringan dengan skala industri, kemasan kopi, kemasan mie instan, kemasan frozen food, dan jenis kemasan lainnya.

Screen Printing (sablon)

Teknik screen printing atau cetak sablon merupakan metode cetak yang dilakukan secara langsung pada permukaan kemasan seperti plastik, kertas, botol, gelas, dan sebagainya. Cetak kemasan sablon ini dilakukan melalui screen atau layar kasa dan tinta khusus sablon kemasan untuk mentransfer gambar atau desain yang telah dikirim oleh konsumen.

Teknik cetak kemasan sablon ini tidak kalah bagusnya dengan cetakan lain, namun dengan versi ekonomisnya. Metode ini dapat menghasilkan kemasan yang tahan lama, tahan air, terkesan premium dan elegan jika dibandingkan dengan kemasan yang hanya ditambahkan stiker saja.

Adapun jenis bahan kemasan yang cocok untuk cetak sabol ini yaitu :

Jenis cetak kemasan sablon ini juga cocok untuk kemasan custom, kemasan unik dan kemasan produk handmade.

Kesimpulan :

Sebelum menentukan teknik cetak printing yang akan Anda gunakan pada bahan kemasan produk yang akan Anda jual, Anda dapat memahami terlebih dahulu jenis cetak kemasan yang cocok untuk bahan kemasan, kuantitas, dan budget yang dimiliki. Dengan begitu Anda dapat memilih teknik cetak kemasan yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.

Anda ingin membuat cetak kemasan custom menarik dengan minimal order < 1000 pcs? Hubungi admin Kemasan Retail, dan dapatkan harga terbaik khusus untuk Anda sekarang!

Kami juga menerima konsultasi tentang kemasan produk anda, silahkan hubungi kami di 0822-6232-1208 / 0811-2488-113

FAQ :

1. Apa saja teknik cetak kemasan makanan yang paling umum digunakan?

  • Teknik yang sering digunakan antara lain flexography, digital printing, offset printing, rotogravure, dan screen printing. Dimana masing-masing teknik cetak memiliki keunggulannya sesuai dengan kebutuhan produksi.

2. Teknik cetak mana yang paling cocok untuk produksi skala besar?

  • Flexography dan rotogravure sangat cocok untuk produksi dengan skala besar karena memiliki kecepatan tinggi, efisien dan dapat menghasilkan kualitas cetak yang konsisten. Dan harga lebih ekonomis apabila memproduksi cetak kemasan dengan kuantitas besar.

3. Bagaimana cara memilih teknik cetak kemasan yang tepat?

  • Pilihlah berdasarkan jenis bahan kemasan, jumlah produksi, kualitas yang diinginkan, dan budget agar hasil cetak dapat maksimal dan efisien.

4. Bahan kemasan apa yang umum digunakan untuk teknik cetak kemasan?

  • Terdapat jenis bahan kemasan yang sering digunakan yaitu PE, PP, PET, OPP, Nylon, Kertas kraft/ivory, Aluminium foil, dan bahan kemasan lainnya tergantung teknik cetak yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp
Hubungi Kami
Scan the code
Hi Kak, Selamat datang di Kemasan Retail.
Yuk order disini melalui WhatsApp...