Label Nutri Level Pada Kemasan : Solusi Transparan Gizi di Era Regulasi Baru

Tahukah Anda? Saat ini Kemenkes telah mewajibkan penerapan label nutri level pada kemasan siap saji, terutama pada minuman berasa atau manis. Penerapan label ini akan dilakukan pada perusahaan-perusahaanyang telah memiliki penjualan dalam skala besar, hal ini bertujuan untuk mendorong pola konsumsi konsumen agar lebih sehat.

Apa itu Transparasi Gizi?

Transparasi gizi adalah keterbukaan terhadap informasi yang berkaitan dengan bahan baku atau kandungan gizi pada produk yang ada di dalam kemasan makanan atau minuman. Fungsi utama dengan adanya transparasi gizi ini adalah untuk memudahkan konsumen dalam memahami apa yang mereka konsumsi tanpa membaca data/grafik yang rumit.

Mengapa Transparansi Gizi Semakin Penting?

Dengan adanya perubahan dan perkembangan di era saat ini transparansi gizi sangatlah penting untuk mengubah gaya hidup modern yang sering memakan makanan cepat saji dan ultra-proses. Oleh karena itu, transaparasi menjadi suatu hal yang penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Masalah Pada Label Nutrisi Konvensional

Penerapan label nutrisi level ini adalah untuk menjelaskan kelemahan tabel informasi nilai gizi (ING) yang dinilai terlalu teknis, sulit dibaca dan tidak efektif dalam membantu konsumen untuk pengambil keputusan dengan cepat saat akan membeli suatu produk. Selain itu penempatan yang kurang strategis membuat informasi gizi sering diabaikan.

Baca juga: Penting! Inilah Informasi Wajib pada Kemasan Minuman yang Perlu Diperhatikan!

Konsep Label Nutrisi Modern (Nutri-Level / Front-of-Pack)

Konsep penempatan label nutrisi ini bertujuan untuk menjeaskan sistem label yang lebih visual dan mudah dipahami oleh masyarakat. Adapun konsep yang dibuat adalah dari segi warna, skor, atau simbol yang langsung menunjukkan tingkat kesehatan produk dengan memberikan persentase dari beberapa kandungan yang tercantum.

Cara Membaca Sistem Nutri-Level

Fitur baru pada kemasan makanan dan minuman ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam membaca dan memahami informasi gizi yang terkandung pada produk yang akan mereka beli, adapun kategori pada label nutri ini yaitu Gula, Gara, dan Lemak atau disingkat menjadi GGL.

Adapun kategori ini dibagi menjadi 4 (empat) level, yaitu :

  • Level A (Hijau Tua) : Kandungan GGL lebih rendah, pilihan terbaik.
  • Level B (Hijau Muda) : Kandungan GGL rendah.
  • Level C (Kuning) : Kandungan GGL sedang/perlu perhatian.
  • Level D (Merah) : Kandungan GGL tinggi, perlu dibatasi.

Manfaat Transparansi Gizi bagi Konsumen

Dengan adanya transparansi informasi gizi pada label nutri-level serta penempatannya pada bagian depan kemasan, dapat membantu konsumen dalam memilih produk yang lebih sehat dan mulai peduli terhadap kesehatan dalam jangka panjang, meningkatkan kesadaran nutrisi serta mengurangi risiko penyakit.

Kesimpulan :

Dengan adanya regulasi baru yang diterbitkan oleh pemerintah Kementerian Kesehatan Republik yaitu dengan menerapkan Label Nutri-Level pada kemasan dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan transparansi gizi. Selain itu dengan tampilan sederhana dalam penggunaan warna dan level, dapat memudahkan konsumen dalam memahami kualitas produk dan memilih produk yang lebih sehat dan bergizi.

Informasi kandungan pada kemasan memanglah sangat pending, maka dari itu tim Kemasan Retail siap membantu dan memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan produk/bisnis Anda. Segera hubungi tim kami di nomor 0822-6232-1208 atau 0811-2488-113. KONSULTASI GRATSI!

FAQ :

1. Apakah semua produk wajib mengunakan label nutri-level pada kemasan?

  • Belum semua, tetapi kebijakan dari Kemenkes mulai diterapkan pada produk tertentu seperti makanan dan minuman, terutama pada minuman bermanis.

2. Apakah produk dengan label merah berarti tidak boleh dikonsumsi sama sekali?

  • Tidak, label merah hanya menunjukkan kandungan gula, garam, atau lemak tinggi, sehingga sebaiknya dibatasi, bukan dihindari total.

3. Kenapa label nutri-level diangap lebih efektif dibanding tabel gizi biasa?

  • Karena lebih visual dan mudah dipahami dalam hitungan detik, tanpa perlu membaca angka yang kompleks.

4. Apakah label ini bisa mempengaruhi harga produk di pasaran?

  • Ada kemungkinan, karena produsen perlu menyesuaikan kemasan atau formulasi, tetapi juga dapat mendorong inovasi produk yang lebih sehat.

5. Bagaimana cara konsumen memanfaatkan label ini secara maksimal?

  • Gunakan sebagai panduan cepat saat membandingkan produk, lalu kombinasikan dengan pemahaman pola makan seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Whatsapp
Hubungi Kami
Scan the code
Hi Kak, Selamat datang di Kemasan Retail.
Yuk order disini melalui WhatsApp...