Informasi yang wajib ada pada kemasan minuman Anda adalah Nama Produk, Daftar Komposisi, Informasi Nilai Gizi, Tanggal Produksi dan Kadaluarsa, Nomor Izin Edar BPOM dan Label Halal, Nama dan Alamat Produsen, Berat Bersih atau Isi Produk, Kode Produksi / Batch Code, Petunjuk Penyimpanan, Petunjuk Konsumsi, dan Barcode.
Apa informasi yang pertama kali Anda lihat pada kemasan minuman yang Anda beli? Merek? Varian Rasa? Berat Produk? Komposisi? Atau Nutrisi yang terkandung pada produk minuman?. Bagi Anda yang ingin memulai sebuah usaha di industri minuman, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan membuat kemasan pada produk yang akan dijual dipasaran. Dimana kemasan produk ini dapat menjadi identitas brand Anda yang dikenal oleh masyarakat.

Nama Produk
Hal yang paling penting dalam sebuah kemasan adalah nama produk. Dimana perusahaan dapat membuat nama produk dengan gaya penulisan atau font yang unik dan menarik, namun tetap jelas, mudah dibaca, dan dipahami oleh konsumen.
Selain penempatan nama produk yang jelas, font yang menarik juga dapat menjadi ciri khas atau identitas produk sehingga dapat mudah dikenali konsumen, dan tentunya hal tersebut harus disesuaikan dengan branding yang ingin Anda tampilkan.
Daftar Komposisi (Ingredients)
Daftar komposisi pada jenis produk makanan dan minuman adalah salah satu hal yang wajib ada pada kemasan. Dimana perusahaan harus menuliskan semua bahan yang digunakan pada produk yang dijualnya, dengan adanya informasi yang transparan pada komposisi produk dapat membantu konsumen yang memiliki alergi pada jenis bahan tertentu atau dapat menjadi preferensi tertentu.
Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts)
Informasi nilai gizi juga merupakan informasi penting yang wajib ada pada kemasan, dimana informasi ini dapat menjelaskan jumlah kalori, gula, lemak protein, dan vitamin yang digunakan berapa persen (%). Informasi ini penting bagi konsumen yang sangat memperhatikan kesehatan atau yang sedang menjalankan program diet.
Tanggal Produksi dan Kadaluarsa
Tanggal Produksi dan Kadaluarsa merupakan hal yang paling utama dan sangat penting yang perlu dicantumkan dalam kemasan, hal ini bertujuan agar produsen, distributor, penjual, dan konsumen mengetahui kapan produk tersebut dibuat dan baik digunakan atau dikonsumsi sampai jangka waktu berapa lama.
Selain untuk memastikan keamanan pada produk yang dijual, hal tersebut juga tidak akan membuat konsumen bingung.
Baca juga: Label Nutri Level Pada Kemasan : Solusi Transparan Gizi di Era Regulasi Baru
Nomor Izin Edar (BPOM) dan Label Halal
Nomor izin edar (BPOM) dan label halal merupakah hal yang penting untuk meningkatkan kepercayaan pada produk yang Anda jual di pasaran. Dengan adanya logo/label tersebut pada kemasan dapat menunjukkan bahwa produk Anda telah memiliki sertifikat resmi untuk izin edar di pasaran karena telah lolos uji keamanan dan layak untuk dikonsumsi.
Nama dan Alamat Produsen
Mencantumkan nama, alamat, dan kontak produsen pada kemasan sudah banyak dilakukan oleh beberapa sektor perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga transparansi, dan keamanan konsumen, serta untuk memudahkan konsumen untuk memberikan umpan balik (feedback) atau komplain jika produk tidak sesuai.
Berat Bersih atau Isi Produk
Informasi berat produk/isi produk ini tentunya sering kita temui di semua produk yang ada di pasaran termasuk minuman. Hal ini berfungsi agar konsumen mengetahui dengan jelas berat produk tersebut, umumnya informasi pada kemasan dapat berupa satuan ml/liter, dan gram. Mencantumkan berat produk juga dapat memudahkan konsumen dalam membandingkan nilai produk dengan harganya
Kode Produksi / Batch Code
Informasi kode produksi ini penting untuk dicantumkan pada kemasan karena untuk mengidentifikasi batch pembuatan produk tersebut. Selain itu, informasi tersebut juga berfungsi untuk pelacakan kualitas dan penarikan produk jika terjadi masalah.
Petunjuk Penyimpanan
Informasi ini dapat menjadi nilai tambah dalam memudahkan konsumen untuk menyimpan kemasan yang aman dan baik, sehingga produk masih dapat dikonsumsi kembali dengan keadaan yang baik.
Biasanya informasi tersebut berupa “simpan di tempat sejuk” atau “simpan dalam lemari pendingin setelah dibuka” dan “Konsumsi segera setelah dibuka”. Hal ini berfungsi untuk menjaga produk tetap awet dan tahan lama.
Petunjuk Konsumsi (Jika Ada)
Informasi petunjuk konsumsi pada kemasan biasanya untuk beberapa jenis produk yang memiliki cara penyajian khusus atau berbeda dengan produk lainnya, seperti “kocok sebelum diminum” atau tata cara penyajian lainnya.
Dengan adanya hal ini dapat memudahkan konsumen dalam mengkonsumsi produk tersebut dengan benar dan mendapatkan pengalaman terbaik.
Barcode
Dan yang terakhir adalah mencantumkan barcode. Fungsi barcode ini sangat penting jika Anda ingin memasarkan produk ke minimarket atau supermarket, karena barcode ini berfungsi untuk memudahkan transaksi penjualan pada kasir serta dapat mengelola stok dengan baik dan benar.
Kesimpulan :
Dalam memulai sebuah bisnis dengan perencanaan jangka panjang, tentunya ada beberapa prosedur serta standarisasi yang perlu dipahami oleh pelaku usaha, terutama jika Anda ingin memiliki produk yang sukses dijual dipasaran.
Pada artikel ini perusahaan dituntut untuk tidak hanya berfokus pada kualitas produk serta tampilan kemasan yang menarik, tetapi juga perusahaan perlu memperhatikan informasi apa saja yang wajib dan penting dicantumkan pada kemasan. Karena dengan adanya informasi ini dapat membantu serta memudahkan konsumen untuk menilai produk yang Anda pasarkan, dan juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk.
Ingin membuat kemasan minuman yang menarik untuk produk Anda? Konsultasikan kebutuhan Anda dengan Kemasan Retail sekarang!
Atau bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lengkap tentang kebutuhan cetak kemasan custom, Anda bisa langsung menghubungi tim kami di nomor 0811-2488-113 atau 0822-6232-1208
FAQ:
1. Apa saja informasi wajib yang harus ada pada kemasan minuman?
- Informasi yang wajib ada pada kemasan meliputi nama produk, komposisi, nilai gizi, tanggal kadaluarsa, izin edar BPOM, label halal, dan identitas produsen.
2. Mengapa label BPOM dan Halal penting pada kemasan minuman?
- Karena dapat menunjukkan bahwa produk telah lolos uji keamanan dan sesuai dengan standar, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk.
3. Apa fungsi mencantumkan tanggal kadaluarsa pada kemasan?
- Untuk memastikan keamanan produk dapat dikonsumsi dan memberi informasi kepada konsumen mengenai batas waktu produk layak dikonsumsi.
4. Mengapa informasi komposisi dan nilai gizi harus dicantumkan?
- Agar konsumen mengetahui kandungan bahan dan nutrisi pada produk, terutama bagi konsumen yang memiliki alergi atau konsumen yang lebih memperhatikan kesehatan.
5. Apakah barcode wajib ada pada kemasan minuman?
- Mencantumkan barcode pada kemasan tidak selalu wajib, tetapi hal ini sangat penting untuk memudahkan distribusi dan penjualan melalui toko/retail modern seperti supermarket.

